Arsip Blog

Download Gambar Susunan Shaf Shalat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apakah kalian tidak berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat di sisi Rabb mereka?” Maka kami berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana berbarisnya malaikat di sisi Rabb mereka?” Beliau menjawab: “Mereka menyempurnakan barisan-barisan (shaf-shaf), yang pertama kemudian (shaf) yang berikutnya, dan mereka merapatkan barisan”. (HR. Muslim, An Nasa’i dan Ibnu Khuzaimah).

Sebagian besar kaum muslimin di Indonesia saat ini mungkin belum mengetahui bagaimana susunan shaf shalat berjama’ah yang sesuai dengan yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan dan contohkan kepada kita. Buktinya, kalau kita amati shalat berjamaa’ah mereka di masjid-masjid sekitar kita masih banyak yang tidak sesuai dengan tuntunan, diantaranya; shaf makmum renggang bahkan ada yang kosong, bahu makmum tidak saling menempel, antara imam dan satu orang makmum berdiri tidak sejajar, dan kesalahan-kesalahan lainnya. Lalu bagaimana aturan shaf dalam shalat berjama’ah yang sesuai sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Silahkan download file gambar susunan shaf shalat di bawah ini:

gambar-shaf-sholat-1

Read more

Follow This!!!

Bagi Anda pengguna setia Twitter dan sering membaca artikel-artikel Islami, mendengarkan radio atau kajian online, ada baiknya mem-follow account Twitter di bawah ini agar tidak ketinggalan artikel dan kajian yang bermanfaat:

My Twitter

Berdiri yang Dilarang

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa suka dihormati manusia dengan berdiri, maka hendaknya ia mendiami tempat duduknya di Neraka.” (HR. Ahmad, hadist shahih)

Anas bin Malik berkata yang artinya, “Tak seorang pun yang dicintai oleh para sahabat daripada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tetapi, bila mereka melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (hadir), mereka tidak berdiri untuk beliau. Sebab mereka mengetahui bahwa beliau membenci hal tersebut.” (HR. At-Tirmidzi, hadits shahih)

1. Hadits di atas mengandung pengertian, bahwa seorang muslim yang suka dihormati dengan berdiri, ketika ia masuk suatu majlis, maka ia menghadapi ancaman masuk Neraka.

Sebab para sahabat yang sangat cintanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja, bila mereka melihat beliau masuk kedalam suatu majlis, mereka tidak berdiri untuk beliau. Karena mereka mengetahui bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka yang demikian.

2. Orang-orang biasa berdiri untuk menghormati sebagian mereka. Apalagi jika seorang ustadz masuk untuk memberikan pelajaran. Juga jika guru masuk ke ruang kelas, murid-murid segera berdiri untuk menghormatinya. Murid yang tidak mau berdiri akan dikatakan tidak beradab dan tidak hormat kepada guru. Selanjutnya