Arsip Blog

Akankah Kematian Itu Indah?

Mati adalah kata yang tidak disukai oleh kebanyakan orang, banyak yang menghindar. Tentunya kematian itu sendiri lebih begitu ditakuti. Tidak hanya oleh manusia, binatang pun takut mati. Seakan-akan tidak ada yang sudi mati.

Wajar kalau manusia takut mati, sebab mati berarti berpisah dari segala yang dimiliki dan senangi, berpisah dari segala yang disayangi dan dicintai. Berpisah dari anak dan istri serta kekasih. Berpisah dari bapak dan ibu, berpisah dari harta dan pangkat, berpisah dari dunia dan segala isinya. Sementara manusia memang mencintai dunia dan seisinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran:14)

Nasib di akhirat yang belum jelas, sebagian bahkan tidak percaya tentangnya, membuat orang ingin selamanya hidup di dunia. Kenikmatan dunia yang tak sebanding dengan satu helai sayap nyamuk mampu membuat manusia mabuk.

Berikutnya

Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah, kita memuji hanya kepada Allah Ta’ala semata karena telah dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan yang penuh barakah ini. Rasanya baru kemarin kita bertemu dengan bulan tersebut. Waktu terasa begitu cepat. Semuanya berlalu dengan meninggalkan segala perbuatan yang kita lakukan. Perbuatan yang baik sama berlalunya dengan perbuatan jelek. Yang tersisa adalah pertanggungjawaban perbuatan kita tersebut kepada Allah Ta’ala. Melakukan ibadah itu capek, bermaksiat pun tidak kalah capeknya. Kalau sama-sama capek mengapa kita memilih capek yang mendatangkan murka Allah Ta’ala?

Melalui bulan yang merupakan ladang beramal ini, marilah kita hiasi setiap waktu yang Allah Ta’ala sediakan dengan melakukan kegiatan-kegiatan ibadah yang dapat menyelamatkan kita dari siksaNya. Janganlah kita menjadi orang yang merugi dan celaka. Merugi, apabila keadaan kita sebelum dan sewaktu puasa sama dengan hari biasanya. Celaka, bila keadaan kita pada saat berpuasa di bulan Ramadhan lebih parah dari hari biasa. Akankah kita sia-siakan waktu yang sedikit ini? Hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya….

Semoga renungan yang singkat ini dapat membuka mata hati kita agar senantiasa diberi keistiqomahan dalam melaksanakan kewajiban yang Allah Ta’ala bebankan kepada kita. Amiin.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

Apakah Merokok Itu Haram?

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok:

1. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)
Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran.” (QS. Al Baqarah: 195)
Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya seperti kanker dan TBC.

3. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri.” (QS. An Nisa: 29)
Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

Selanjutnya

10 Alternatif Kegiatan Di Bulan Ramadhan

“Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa kepada kalian sebagaimana (puasa) telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada orang-orang yang beriman sebagaimana firmanNya di atas agar berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan yang sangat dinanti-nanti oleh kaum muslimin di seluruh dunia karena di dalamnya terdapat hikmah yang agung.

Kadang kita perlu beberapa agenda kegiatan yang dapat memberi manfaat bagi diri kita sendiri sehingga dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan yang tidak berfaedah, bahkan malah mendapatkan dosa. Agar puasa kita berjalan seperti apa yang kita inginkan, berikut ringkasan 10 alternatif kegiatan di bulan Ramadhan yang bisa kita lakukan:

  1. Berusaha agar senantiasa bisa mendapatkan takbiratul ihram yang pertama bersama imam dalam seluruh shalat jama’ah lima waktu yang kita kerjakan di masjid, karena Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Barang siapa yang shalat karena Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa selama empat puluh hari berjama’ah dan mendapati takbiratul ihram yang pertama maka ia akan dibebaskan dari dua hal: dibebaskan dari api neraka dan dibebaskan dari kemunafikan.” (HR. Imam At Tirmidzi)
  2. Selanjutnya