Arsip Blog

Susu Formula Bayi, Amankah?

susu formula bayiMa’af ini bukan bermaksud menakut-nakuti anda, ketika seorang ibu dihadapkan pada pilihan memberikan ASI (Alami) ataukah susu formula (sintetis), kebanyakan (mayoritas) kaum ibu zaman sekarang lebih memilih SUSU FORMULA dengan alasan yang bervariasi, mulai dari sibuk-lah, ingin tetap bertubuh seksi-lah, ASInya kurang-lah, repot-lah, dll. Namun sudahkah kaum ibu benar-benar yakin dan mengetahui dengan baik tentang amannya konsumsi susu formula bagi bayi anda? Yakinkah bahwa anda sebagai seorang ibu Lebih menyayangi bayi anda ataukah justru lebih menyayangi diri anda sendiri? Siapa yang lebih di sayangi: Anak, Suami atau Diri Sendiri? Tentu sebagai seorang ibu bisa menilai hal ini jika meluangkan waktu sejenak untuk memikirkannya.

Selengkapnya

Tak Perlu Bimbang Makan Kacang

Hampir semua orang di Indonesia sudah mengenal kacang. Sepertinya memang banyak penggemar kacang. Tidak heran jika kacang dijadikan simbol sesuatu yang sangat laris dan digemari. “Wah laris manis bak kacang goreng!” kata banyak orang. Namun beberapa waktu belakangan konsumsi kacang menurun. Ada beberapa alasan selain harga kacang tanah yang semakin melambung. Ada yang takut wajahnya bakal dipenuhi jerawat. Ada yang khawatir kadar kolesterol dalam tubuhnya meningkat tajam. Dan berbagai alasan lain yang sebenarnya masih perlu dikaji dan dibuktikan lebih lanjut kebenarannya.

Sejumlah orang bimbang untuk mengonsumsi kacang, karena –menurut mereka kacang mengandung kadar kalori yang cukup tinggi. Memang benar, kandungan kalori dalam kacang cukup tinggi, tapi sebenarya mereka tidak perlu merisaukan hal tersebut, karena tingginya kadar kalori dalam kacang disebabkan oleh banyaknya kandungan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh tersebut, diketahui mampu membantu peningkatan kadar HDL (kolesterol baik) dan penurunkan kadar LDL (kolesterol jahat, yang bisa menjadi penyumbat di pembuluh arteri).

Baca lagi…

Tips Membedakan Madu Asli dan Campuran

Madu palsu atau tiruan adalah larutan yang menyerupai madu. Dibuat tanpa pertolongan lebah atau menggunakan gula sebagai nektar. Umumnya mempunyai warna sama dengan madu asli. Karena itu bagi orang awam sulit untuk membedakan antara madu asli dan madu tiruan. Pada perusahaan-perusahaan yang telah mendapat izin produksi akan mencantumkan keterangan produknya sehingga dapat diketahui apakah itu madu asli atau sintetis. Madu sintetis yang beredar di antaranya adalah madu melon, labu semangka, dan kurma.

Sejak lama madu palsu telah banyak diproduksi orang. Dengan cara mencampur glukosa dengan gula pasir, buah, flavour serta zat warna. Di laboratorium madu palsu akan mudah dikenali dengan analisis kimia. Kandungan HMF (5 hydroxyl-methyl furfural) dengan jumlah maksimum 3mg/100gram, aktivitas enzim diastase minimal 5 serta rasio kandungan kalium (K) dan natrium (Na) dalam madu asli sekitar 4,0 sedangkan madu palsu 0,005-0,1.

Next

Apakah Merokok Itu Haram?

Rokok memang sesuatu yang tidak ditemukan di zaman Nabi, akan tetapi agama Islam telah menurunkan nash-nash yang universal, semua hal yang membahayakan diri, mencelakakan orang lain dan menghambur-hamburkan harta adalah hal yang haram.

Berikut ini dalil-dalil yang menunjukkan keharaman rokok:

1. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Nabi tersebut menghalalkan untuk mereka semua hal yang baik dan mengharamkan untuk mereka semua hal yang jelek.” (QS. Al A’raf: 157)
Bukankah rokok termasuk barang yang jelek, berbahaya dan berbau tidak enak?

2. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Janganlah kalian campakkan diri kalian dalam kehancuran.” (QS. Al Baqarah: 195)
Padahal rokok bisa menyebabkan orang terkena berbagai penyakit berbahaya seperti kanker dan TBC.

3. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan janganlah kalian melakukan perbuatan bunuh diri.” (QS. An Nisa: 29)
Padahal merokok merupakan usaha untuk membunuh diri secara pelan-pelan.

Selanjutnya