Category Archives: Celoteh

Kembali dari Pertapaan

Sudah sebulan lebih saya nggak ngenet ngeblog, nggak ngurus blog, nggak mosting, nggak jawab komentar, nggak tebar pesona di blog ikhwah dan nggak-nggak yang lainnya. Serasa ada yang hilang dalam hidup saya ketika tidak bercumbu rayu dengan dunia blogsphere. Pepatah mengatakan, makan tak kenyang tidur pun tak nyenyak. Kerinduan semakin memuncak laksana gunung menumpahkan laharnya. Duh, ngomong opo aku ki?

Mulai sekarang saya mencoba menelusuri kembali kelamnya blogsphere. Mengapa kelam? Karena bila tidak diterangi dengan cahaya yang cukup maka dia akan membinasakan. Memangsa siapa saja tanpa pandang bulu… hiiiiii

Sudah Waktunya Tidur Panjang…

Z z z z z z z z z z z z z z z z…

Sisi Kuburan Di Waktu Malam

Di sisi kuburan aku bernaung. Rumah persinggahan sementara sebelum kehidupan yang sesungguhnya. Penghuninya diam seribu bahasa dan tak bergerak. Menjalani mimpi yang entah baik atau buruk, tidak ada seorang pun yang tahu. Kadang hati ini bertanya, berapa banyak pelajaran yang aku dapat darinya? Sedikit, sedikit sekali hingga waktu demi waktu berlalu, menyisakan kerak tebal akibat titik-titik noda hitam yang berkepanjangan.

Panasnya tungku api telah menantiku. Lumatannya akan membinasakanku. Kengeriannya membuat gentarnya hati sang pewaris utusanNya. Kenikmatan tanpa batas seolah menjauhiku. Hilang dan tenggelam dalam angan-angan. Apa yang harus aku lakukan? Hendak ke mana aku berlindung sebelum bertaut kedua betis? Ku temukan jawabannya.

Di malam yang dingin aku duduk bersimpuh. Purnama sebagai teman, awan kelam sebagai hiasannya. Merenungi segala yang terjadi kemarin, kini dan esok. Permohonan ku panjatkan ketika jemari kaki menghadap ke tempat yang suci. Bulir-bulir embun jatuh di tepian mata. Membentuk sederet lapisan bening laksana tinta air laut.

Apakah isak tangis dapat menghapuskan kerak itu? Entahlah, hanya harapan sebagai harapannya.

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan (Asy Syuura : 25)