Tips Ngaji Online

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Tarif nelpon sekarang sudah sangat murah dibandingkan beberapa tahun lalu. Apalagi operator-operator tanah air berlomba-lomba menarik konsumen dengan menurunkan tarif yang super hemat terutama sesama operator. Contohnya tarif nelpon terbaru XL Bebas. Hanya dengan Rp 600 kita bisa nelpon sepuasnya (katanya sih gitu). Atau IM3 yang entah sekarang aturan tarifnya gimana saya kurang tahu. Pokoknya murah, nggak jauh beda sama XL Bebas.

Nah, dengan adanya tarif yang super hemat tersebut kenapa kita nggak memanfaatkan selain untuk nelpon. Yang saya maksud di sini adalah menggunakan hp untuk mendengarkan kajian secara online. Tips ini sangat bermanfaat bagi seseorang yang ghirah (semangat) ngajinya tinggi. Seseorang yang tidak mengenal tempat, jarak dan waktu dalam menuntut ilmu dien, tapi terhalang oleh jarak. Bisa jadi lokasi kajiannya sangat jauh atau beda kota. Lalu gimana caranya?

Gini, yang kita perlukan cuma dua. Pertama hp dan kedua adalah orang yang mau membantu kita. Bisa saudara, teman atau lainnya yang memungkinkan. Tentunya orang tersebut harus berada di tempat kajian yang sedang berlangsung dan kalau bisa nomor hpnya sama-sama dari satu operator, biar lebih murah.

Kita telpon orang tersebut setelah beberapa saat kajian dimulai, kemudian kita minta hpnya agar didekatkan ke pemateri (ustadz), dan kita pun akhirnya bisa mendengarkan ceramah secara langsung, tanpa perlu menunggu kiriman rekamannya. Mudah kan? Pulsa habis paling nggak nyampe Rp 1000 atau lebih sedikit, tapi itu nggak ada apa-apanya dibanding ilmu yang telah kita dapat, secara langsung pula. Mudah-mudahan tips yang singkat ini bermanfaat.

Posted on 8 April 2008, in Tipntrik and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Yup, betul mas. Di tempat saya juga begitu.
    Tiap kajian, teman-teman taklim di papua juga ikut mendengarkan. Karena katanya disana belum ada ustadznya. Sehingga kajian mereka diisi oleh kajian dari ustadz di tempat kami. Akibatnya jam di tempat kami di majukan untuk menyesuaikan dengan waktu di tempat mereka.
    Hmm…kemudahan dalam berkomunikasi membuat jarak bukan masalah lagi untuk menuntut ilmuNya🙂

  2. Sadat ar Rayyan

    Koyo gek wingi yo, kajian tafsir ning al kautsar🙂

  3. @oliveoile
    wah gitu ya mbak, kasihan juga mereka. nggak kayak di jogja. di sini banyak sekali kajian2 bertebaran sampe jadi bingung mau ikut yg mana. yah, bisa jadi pelajaran bagi kita yang ada di sini agar semangat menuntut ilmu dien, dengan kenyataan bahwa masih banyak saudara2 kita yang tidak mempunyai kesempatan dan peluang seperti kita…
    btw klo ada yang mau dengerin kajian lewat hp, saya bersedia jadi perantaranya. nomer saya pake xl, catet.

    @sadat
    iyo kang, idene seko kajian wingi. pas ustadz bar nelpon kuwi, hpne langsung disimpen nang mejo ora dipateni.

  4. Tapi perlu diperhatikan juga mengenai operator seluler yang kita pake. Memang sih sekarang tarif pada murah, tapi tetap ada konsekwensinya. Maksudnya gini. Seperti kalo make xl aza, ada pada menit-menit tertentu dimana koneksi putus tiba-tiba, bisa 11 menit kemudian ato 22 menit kemudian. Begitu juga ketika saya make mentari, tiap 30 menit putus tiba-tiba. Ya..jadi podho wae🙂
    Btw, biasanya saya merekam saat kajian. Kemudian saya kirim ke teman yang minta kalo pas temanya menarik.

  5. Sadat ar Rayyan

    Saya pernah pake xl, putus sendiri dalam 1 jam lebih 1 menit. tapi untuk lokal jateng aja. ga tau kalo tuk nelp sampe luar jawa. ada juga pengalaman temenku di kalteng. denger kajian lewat hp dari ustadz di Solo.

  6. hmmmm saya sudah pernah ditelpon beberapa kali oleh orang yang memakai xl bebas. memang pada waktu tertentu putus, tapi itu setelah satu jam (menit ke 60 mati sendiri). ini berdasarkan pengalaman saya, entah yg lain gmn. lagipula jangan kajian yang sampai satu jam lebih, mending yang di bawahnya, kan kasian yang mendengarkan lewat hp, capek dan telinga bisa sakit.

    selain itu keuntungannya: bisa langsung ngajuin pertanyaan langsung, itu klo ustadznya berkenan.

  7. Ehm…

    Iya, banyak orang yang make xl dan m3 diputus ditengah jalan… Tanggungjawab dong…!!! he…

    Ya mungkin itu masalahnya om herr, lagi enak2nya ngaji e.. diputus…

  8. Iya betul mas masguh, moga2 kedepannya nggak sering putus, dan tentunya tambah murah hehehe…

    Makasih dah mampir.

  9. Assalammu’allaikum Wr.Wb.

    tipsnya oke juga nih mas..tapi pas kebetulan pengajiannya di masjid yang besar dan ja’maahnya banyak repot juga ya..belum lagi sinyal hp yang gak bening…piye ini mas??

    salam kenal dari tetangga yang baru pindah…mampir-mampir😀

    Jazakillah

  10. wa’alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh,

    ya memang itu konsekuensinya. biar nggak repot usahakan kita duduk paling depan dengan datang lebih awal (jangan lelet, apalagi datangnya pas kajian mau selesai:mrgreen: ). klo masalah bening atau tidak suaranya itu dah resiko, yg penting bagi kita sudah berusaha yang terbaik bagi teman kita di seberang telpon sana.

    salam kenal juga mbak, makasih dah mampir.

    note: bukan jazakillah, tp jazakallah. saya asli laki-laki kok:mrgreen:

  11. Ada satu hal yang jangan ampe dilupakan. Baterainya harus penuh di awal ya….. Kalau baterainya dah agaks oak dikit, bisa bawa cadangan baterai tuh.

  12. yup, asal ngecasnya jangan di depan sang ustadz:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: