Monthly Archives: April 2008

Kisah Mas Kartono dan Mbak Kartini

Al kisah, ada seorang lelaki bernama mas Kartono (bukan nama sebenarnya, red) sang penjual roti keliling. Roti yang ia jual bukan roti buatannya tapi buatan pabrik. Dia hanya menitipkan sejumlah roti dalam satu wadah ke tempat-tempat seperti wisma/kos, warung dan warnet. Satu wadah kira-kira ada 15 biji roti. Dia lakoni tiap harinya dengan bersepeda motor tanpa mengenal lelah.

Pendapatannya tidak lah seberapa. Dari satu roti, ia hanya mendapatkan keuntungan Rp. 200 saja. Bila dikalikan jumlah roti dalam satu wadah mungkin bisa mencapai Rp. 3000. Itu kalau terjual semua. Kadang uang yang ia peroleh tidak sesuai dengan sisa roti yang dikembalikan. Pernah dikatakan padanya, “Mas, uangnya kurang. Mungkin ada yang ngutang dulu bayarnya nanti atau bisa jadi marongaji (mangan loro ngakune siji)”. Dengan tawadhu’ dia menjawab, “Oh nggak papa mas, mungkin rejeki saya ada di tempat lain”. Yah, memang bisnis seperti itu banyak resikonya. Bisnis yang mengandalkan kepercayaan orang lain (baca: khusnudzan) bukan kepercayaan orang lain terhadap kita. Hanya sedikit yang bisa bertahan, salah satunya mas Kartono. Mas Kartono… mas Kartono, orang kayak ente jarang ada di kolong langit ini.

Lanjutken

Al Qur’an 3D

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Beberapa waktu lalu, pas blogwalking saya nemu file Al Qur’an 3D di salah satu blog (lupa blognya apa, jadi maaf nggak dilinkkan). Nggak seperti Al Qur’an Digital yang sudah saya punya sebelumnya, file yang sekarang jauh lebih bagus terutama dari segi tampilan. Tapi sayang, nggak ada terjemahan bahasa Indonesianya. Previewnya bisa dilihat di bawah ini.

Ngunduhnya di sini. Ukuran filenya sekitar 40 Mb, nggak perlu nginstal.
Semoga bermanfaat.

Last Update: 28 Juni 2008

Tips Ngaji Online

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Tarif nelpon sekarang sudah sangat murah dibandingkan beberapa tahun lalu. Apalagi operator-operator tanah air berlomba-lomba menarik konsumen dengan menurunkan tarif yang super hemat terutama sesama operator. Contohnya tarif nelpon terbaru XL Bebas. Hanya dengan Rp 600 kita bisa nelpon sepuasnya (katanya sih gitu). Atau IM3 yang entah sekarang aturan tarifnya gimana saya kurang tahu. Pokoknya murah, nggak jauh beda sama XL Bebas.

Nah, dengan adanya tarif yang super hemat tersebut kenapa kita nggak memanfaatkan selain untuk nelpon. Yang saya maksud di sini adalah menggunakan hp untuk mendengarkan kajian secara online. Tips ini sangat bermanfaat bagi seseorang yang ghirah (semangat) ngajinya tinggi. Seseorang yang tidak mengenal tempat, jarak dan waktu dalam menuntut ilmu dien, tapi terhalang oleh jarak. Bisa jadi lokasi kajiannya sangat jauh atau beda kota. Lalu gimana caranya?

Read more

Hati-Hati Uang 50 Ribuan

Sekedar sharing informasi, beberapa waktu yang lalu saya pernah menerima uang palsu pecahan 50 ribuan warna biru bergambar I Gusti Ngurah Rai. Berawal ketika saya hendak menukar uang 100 ribu menjadi 50 ribuan dua lembar ke teman saya.

Awalnya sih langsung diterima aja, namun setelah dipegang kok saya jadi curiga. Lembar yang satu beda dengan satu lainnya, serupa tapi tak sama. Berhubung nggak punya alat pendeteksi uang palsu -mau minjem ke bank tapi nggak berani-, saya coba praktekkan cara mengenali uang palsu dengan metode 3D (sering muncul iklannya di televisi). Kalau nggak salah singkatannya Dilihat Diraba Diterawang. Singkat cerita, dari tiga metode itu yang memenuhi cuma Diterawang. Tanda air dan pitanya ada, gambarnya pun persis sama. Mungkin zaman sekarang pembuat dan pengedar uang palsu pinter-pinter, alatnya pun sudah canggih-canggih.

Selanjutnya