Sisi Kuburan Di Waktu Malam

Di sisi kuburan aku bernaung. Rumah persinggahan sementara sebelum kehidupan yang sesungguhnya. Penghuninya diam seribu bahasa dan tak bergerak. Menjalani mimpi yang entah baik atau buruk, tidak ada seorang pun yang tahu. Kadang hati ini bertanya, berapa banyak pelajaran yang aku dapat darinya? Sedikit, sedikit sekali hingga waktu demi waktu berlalu, menyisakan kerak tebal akibat titik-titik noda hitam yang berkepanjangan.

Panasnya tungku api telah menantiku. Lumatannya akan membinasakanku. Kengeriannya membuat gentarnya hati sang pewaris utusanNya. Kenikmatan tanpa batas seolah menjauhiku. Hilang dan tenggelam dalam angan-angan. Apa yang harus aku lakukan? Hendak ke mana aku berlindung sebelum bertaut kedua betis? Ku temukan jawabannya.

Di malam yang dingin aku duduk bersimpuh. Purnama sebagai teman, awan kelam sebagai hiasannya. Merenungi segala yang terjadi kemarin, kini dan esok. Permohonan ku panjatkan ketika jemari kaki menghadap ke tempat yang suci. Bulir-bulir embun jatuh di tepian mata. Membentuk sederet lapisan bening laksana tinta air laut.

Apakah isak tangis dapat menghapuskan kerak itu? Entahlah, hanya harapan sebagai harapannya.

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan (Asy Syuura : 25)

Posted on 24 Desember 2007, in Celoteh, Renungan and tagged , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Pertamax…:mrgreen:
    Ya, benar😐

    Kematian adalah nasehat terbaik yang pernah bisa dia berikan untukku

    Saya selalu mengenang dia yang telah dipanggil lebih dulu oleh-Nya dengan kalimat itu…
    Semoga kita benar-benar mendapat limpahan rahmat-Nya sehingga bisa mengambil pelajaran dari kematian.
    Amiin…

    PS: si dia ini ga’ punya blog, mungkin jaman itu belum umum orang tu punya blog; jadi yaa ga’ bisa saya tambahkan link-nya…😐

  2. hiks..hiks..jadi terharu… Sesuatu yang paling dekat dengan kita..”Kematian”

  3. jazakallah remindernya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: