h e r r

why make it difficult if we can make it easy

Tips Membedakan Madu Asli dan Campuran

with 43 comments

Madu palsu atau tiruan adalah larutan yang menyerupai madu. Dibuat tanpa pertolongan lebah atau menggunakan gula sebagai nektar. Umumnya mempunyai warna sama dengan madu asli. Karena itu bagi orang awam sulit untuk membedakan antara madu asli dan madu tiruan. Pada perusahaan-perusahaan yang telah mendapat izin produksi akan mencantumkan keterangan produknya sehingga dapat diketahui apakah itu madu asli atau sintetis. Madu sintetis yang beredar di antaranya adalah madu melon, labu semangka, dan kurma.

Sejak lama madu palsu telah banyak diproduksi orang. Dengan cara mencampur glukosa dengan gula pasir, buah, flavour serta zat warna. Di laboratorium madu palsu akan mudah dikenali dengan analisis kimia. Kandungan HMF (5 hydroxyl-methyl furfural) dengan jumlah maksimum 3mg/100gram, aktivitas enzim diastase minimal 5 serta rasio kandungan kalium (K) dan natrium (Na) dalam madu asli sekitar 4,0 sedangkan madu palsu 0,005-0,1.

Pengujian kadar keaslian madu memang tidak gampang, di samping biayanya juga mahal. Dibutuhkan alat-alat canggih untuk mendeteksi ada tidaknya campuran dengan gula lainnya di dalam madu. Sementara, khasiat madu yang sudah jelas manfaat bagi kesehatan, membuat para pedagang nakal melakukan campuran dengan gula tebu atau gula aren. Bagi orang kebanyakan, rasa manis yang dikeluarkan oleh madu asli dan campuran sulit dibedakan. Dengan melihat dan merasakannya, ahli madu akan dapat membedakan antara madu asli dan yang palsu. Salah satu pengujian yang paling praktis adalah dengan menggunakan pH meter. Madu palsu biasanya memiliki pH 2,4-3,3 atau di atas 5, sedangkan madu asli mempunyai pH 3,4-4,5. Untuk mengetahui lebih lanjut dapat dilakukan uji kandungan madu di laboratorium. Salah satu laboratorium tempat pengujian madu terdapat di Bogor.

Madu di Indonesia sendiri terbagi menjadi dua, yaitu madu hasil lebah ternak dan madu hutan. Yang dimaksud madu ternak adalah madu tersebut diambil dari nektar bunga pohon-pohon tertentu seperti rambutan, kelengkeng, durian dan sebagainya. Ketika pohon-pohon tersebut sedang berbunga, maka digiringlah lebah-lebah yang sudah berada dalam kotak-kotak menuju perkebunan pohon tersebut. Ciri khas dari madu ternak adalah aroma madunya sesuai dengan nektar bunga dari pohon yang dihinggapi.

Sedangkan madu hutan, lebih variatif nektar bunganya karena dihisap dari berbagai pohon. Madu hutan ini dikenal lebih baik karena lebih banyak mengandung nutrisi yang terdiri dari mineral dan vitamin. Jenis tawon madu hutan pun lebih baik daripada tawon madu ternak. Madu terbaik jenis ini tidak akan beku walaupun diletakkan di freezer selama berbulan-bulan karena kadar airnya di bawah 20%.

Kendati demikian, baik madu hutan maupun madu ternak mempunyai kelemahan. Ketika dipanen pada musim hujan madu akan banyak mengandung air hujan, sedangkan sifat air hujan sendiri bersifat asam. Selain menyebabkan lebih cair, madu juga teroksidasi udara menjadi lebih asam dan akan terfermentasi. Akibatnya, timbul gas yang bisa menjebol tutup botolnya. Semut pun tidak mau menghampiri karena rasanya yang masam-masam manis. Bila madu jenis ini dimasukkan ke dalam freezer akan mudah beku, meski termasuk asli.

Sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengetahui keaslian madu secara ilmiah. Misalnya dengan analisis karbon, analisis mikroskopis, analysis hydroxymethylfurfural, analisis polaritas cahaya dan terakhir tes keasaman. Dari lima cara tersebut, empat yang pertama harus menggunakan alat bantu yang cukup mahal harganya dan keahlian tertentu. Jadi, tidak semua orang bisa melakukannya. Sedangkan tes keasaman, merupakan tes yang terbilang relatif mudah dan tidak mahal. Tapi, masih tetap memerlukan pengetahuan tentang madu yang mendalam. Jika tidak, tetap akan sulit membedakan mana madu asli, madu campuran, dan madu buatan (artificial honey).

Di masyarakat berkembang kebiasaan uji keaslian madu yang ditunjukkan menyala ketika dibakar dengan korek api, telur bisa matang, tidak rembes ketika diteteskan pada kertas koran, dan sebagainya. Pengujian tersebut sebenarnya tidak seratus persen benar, masih butuh pembuktian melalui laboratorium.

Sebenarnya masih ada cara lain yang bisa menjadi tolok ukur dan dilakukan oleh semua orang, yakni dengan meneteskan madu di air di atas piring beling putih. Ketika piring digoyang ke kiri dan ke kanan, maka sebelum madu itu bercampur akan membentuk segi enam atau sarang lebah. Semakin lama bentuk segi enam itu bertahan, berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu tersebut alias madu asli. Semakin cepat bentuk segi enam itu memudar, maka jelaslah itu madu campuran, karena nutrisinya sudah jauh berkurang.

Cara lain yang mungkin mudah dilakukan adalah sama seperti di atas, namun piringnya tidak digoyang-goyang. Cukup didiamkan saja. Madu asli yang memiliki kadar air rendah tidak akan membuat air di piring menjadi keruh. Sedangkan madu yang telah dicampur atau madu buatan perlahan-lahan akan membuat air menjadi keruh. Apakah semut bisa menjadi patokan untuk menentukan madu itu asli atau tidak? Pada dasarnya, sifat semut suka pada yang manis-manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Namun, semakin kental madunya (kadar airnya sedikit) semakin sulit bagi semut untuk mendeteksi lokasi rasa manis madu tersebut karena molekul yang ada di dalam madu tetap utuh, tidak pecah. Sebaliknya, bila kadar airnya tinggi (di atas 20%), maka semut mudah menghampiri.

Sumber: Fatawa Vol.III/No.01 | Desember 2006 / Dzulqa’dah 1427

Written by herr

8 November 2008 pada 10:57 am

Ditulis dalam Tipntrik

Ditandai dengan , , , ,

43 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. taunya sih pengujian sik pake air.

    sadat

    8 November 2008 at 11:52 am

  2. Wah klo ana siy ngelihatnya dr yg jual tuh madu. Klo yg jual suku badui, berarti insya Allah madu hutan murni.

    rismaka

    8 November 2008 at 2:54 pm

  3. bahaya tidak klo kita mengkonsumsi madu campuran ini?

    mahabbahtedja

    9 November 2008 at 6:35 am

  4. hmmmm, tergantung campurannya apa akh. saya pernah liat di tipi, ada orang yang sengaja mencampur madu dengan bahan2 lainnya, bahkan ada bahan kimianya juga. mungkin ini yang bisa membahayakan bagi yang mengonsumsinya. cmiiw

    herr

    10 November 2008 at 10:23 am

  5. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur-fitur untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://kuliner.infogue.com/tips_membedakan_madu_asli_dan_campuran

    asuna17

    10 November 2008 at 11:30 am

  6. Kalo yang jual kelihatan nyunnah, insyaallah madu asli…

    abrari

    10 November 2008 at 5:26 pm

    • ngk semua bro karena byk org yg pura2x lugu (tua, kampung,wong deso) tp berwatak penipu.sy sdh pernah beli. teryata pas didiemin madunya dikerumini semut BANYAK BANGET…….

      Anhar

      5 Agustus 2009 at 10:47 pm

  7. Info yg bagus. Penjelasan yg enak dibaca.

    BUNYU ONLINE

    10 November 2008 at 6:07 pm

  8. terima kasih atas infonya ya kang her

    arkandas

    10 November 2008 at 11:45 pm

  9. kang, perasaan saya belum ijin ke antum untuk mentautkan blog antum ke blog saya deh.
    mohon di ikhlaskan ya….’afwan
    jazakallahu khairan, atas infonya. tapi lidah saya masih belum bisa membedakan mana madu yang asli dan mana madu yang palsu…

    mahabbahtedja

    11 November 2008 at 9:07 pm

  10. salam kenal.

    bagus juga tuh.

    bagi anda yg mau mempublikasikan buku terjemahan gratis kami di situs anda silahkan mampir ke rumah kami di mesir, hehehe

    www.alazharMesir.co.cc

    12 November 2008 at 1:29 am

  11. Artikel yang sangat bermanfaat…..
    saya mengajak anda semua untuk berpikir positif….
    Kunjungi http://www.********.co.cc
    baca dan analisa dengan seksama, jangan mabil keputusan sebelum memahaminya dengan baik, dan jangan memberikan komentar sebelum Anda benar benar paham.
    Think Positive !!!!

    quantumeconomics

    12 November 2008 at 8:22 am

  12. @mahabbahtedja
    nggak papa akh, saya sih seneng2 aja klo ada yang menautkan link blog saya di blog lain selama content blog tersebut nggak menimbulkan kerusakan.
    waiyyak, semoga bermanfaat.

    herr

    12 November 2008 at 9:11 am

  13. ehmmm, keknya ahli madu deh …
    btw memang kecurangan spt itu sering dilakukan ..
    keknya perlu dicoba tuh tipsnya biar nggak nyesel beli madu palsu :)

    afwan auliyar

    13 November 2008 at 12:04 pm

  14. yang enak sih beli langsung dari peternaknya Kang, kan bisa yakin kalo asli ^^..

    Fikri Faris

    15 November 2008 at 11:27 am

  15. aku pun lihat dr penjualnya.biasanya beli ke bulekku di muntilan sih.insyaallah aman..ada yg mw pesan?hehe…

    ida

    16 November 2008 at 10:19 am

  16. klo madu hutan asy syifa itu murni ga ya…?
    (yg harganya sekitar 55rb tiap 1 kg)

    bayu200687

    20 November 2008 at 8:26 am

  17. Subhanallah…
    Sumbernya dari majalah Fatawa :D
    Saya ga tahu apa2 tentang madu… jarang minum :(

    ghani arasyid

    20 November 2008 at 12:58 pm

  18. Kang herr, no 3 tuh satu jawaban or dua jawaban?

    rismaka

    20 November 2008 at 1:38 pm

  19. Kang herr, no 3 (teka teki) tuh satu jawaban or dua jawaban?

    rismaka

    20 November 2008 at 1:39 pm

  20. @rismaka
    satu lah, kan lanjutan dari angka sebelumnya

    herr

    20 November 2008 at 1:53 pm

  21. betul perlu alat yg canggih untuk menguji kadar dan keaslian madu, nggak seperti anggapan byk orang dengan pakai korek api dicelupkan jika madu asli ia masih terbakar, jika dikerubungi semut berarti nggak asli, dll.

    —–
    selain pake alat yg tahu keaslian madu ialah si pedagang madu dan Allah SWT tentunya :)

    evanrama

    26 November 2008 at 10:39 am

  22. Yupi…bagus artikelnya. madu yg asli biasanya memiliki kandungan air sebesar 17.4 % (rata-rata – hasil uji internal Lab). dan memang kita bisa mencobanya seperti yg td mas bilang di letakan di piring, kasih air goyang pelan…maka akan terlihat seperti gugus benzene (seperti sarang lebah)

    madu yg sudah terfermentasi tidak baik di konsumsi, jadi berhati-hatilah….hehehe….btw..salam kenal

    Risa

    28 November 2008 at 11:55 am

  23. Tlg infonya,ada ga peternak lebah di Solo&sekitarnya. Jazakumullah khoiron.

    Ummu masyhudi

    1 Desember 2008 at 10:47 am

  24. @Ummu masyhudi
    afwan, saya nggak tahu

    herr

    7 Desember 2008 at 4:46 pm

  25. mau nambahin… semoga berkenan
    ada beberapa cara untuk menguji keaslian madu yang berkembang di masyarakat, hampir seluruhnya benar. tetapi hanya mewakili sebagian sifat madu itu sendiri. seperti kalau kita disuruh memegang gajah dengan mata tertutup, ada yang mengatakan gajah itu mirip ular karena kebetulan memegang ekornya. ada yang mengatakan gajah itu mirip pohon karena kebetulan memegang kakinya.
    demikian pula dengan madu.. pengujian dengan dimasukkan dengan air dan digoyang yang kemudian membentuk heksagonal adalah benar, karena demikianlah sifat madu asli. tetapi tidak bisa mewakili karena masih ada bahan makanan lain yang mempunyai sifat yang demikian, misalnya fruktosa dengan kadar air 23% kebawah.
    demikian juga dengan uji telur, koran atau pH. tidak bisa dipastikan karena banyak bahan makanan yang mempunyai sifat serupa dengan yang ditunjukkan.
    kita tidak mungkin mengatakan madu sama dengan cuka karena mempunyai pH yang sama, atau madu sama dengan glukosa karena sama-sama tidak tembus kalau diteteskan dikoran.
    hal yang perlu diperhatikan juga bahwa HMF bukan digunakan untuk menguji keaslian madu. HMF hanya untuk mengetahui apakah madu ini telah melalui proses pemanasan atau tidak. apakah madu ini telah melalui penyimpanan yang lama atau tidak. karena HMF akan bertambah dengan proses pemanasan dan penyimpanan yang lama.
    semut juga tidak menyukai madu yang encer karena proses fermentasi, karena hasil fermentasi berupa asam, alkohol dan karbon dioksida kesemua hasil fermentasi itu tidak disukai semut.
    kristalisasi madu tidak dipengaruhi oleh kadar air, tetapi oleh jenis madu itu sendiri. semisal madu mete yang kadar airnya tidak pernah di atas 20% tetapi tetap mengkristal. demikian juga madu karet dari jawa tengah yang kadang dipanen dengan k.a 25% toh tetap cepat mengkristal.
    banyak dari kita membedakan lebah ternak dan lebah hutan, sebetulnya tidak ada bedanya. tidak ada yang namanya lebah ternak, karena tetap saja mencari makan dengan bebas kemanapun dia mau. seperti halnya tidak ada lebah hutan, karena jika ketersediaan makanan di hutan mulai menipis (mis bulan desember-maret) maka lebah melakan migrasi. so… lebah adalah lebah, hewan liar. kalo mau nyengat.. ya nyengat ga peduli orangnya cewe cantik atau bayi.
    matur nuwun,.. peternak dari malang.

    ustadi

    22 Desember 2008 at 10:12 pm

  26. wah…infonya banyak bgd neh yang d’dpt..tp boleh ksh tw lbh rinci g tentang kandungan unsur dlm madu??

    slm kenal y..

    syahna

    syahna

    11 Januari 2009 at 12:59 pm

  27. Madu memang sangat banyak manfaatnya dan banyak juga yg memalsukan. Kebetulan saya berniaga produk madu berkualitas baik dengan merek Clover Honey. Silakan kontak saya untuk informasinya. Terima kasih.

    Ismansyah

    25 Januari 2009 at 11:39 am

  28. Madu hutan dengan kadar air dibawah 20% justru diragukan…setidaknya itu sudah mengalami suatu proses pengentalan oleh manusia. kadar air madu ditentukan oleh kelembaban …untuk indonesia kadar air madu hutan umumnya sekitar 25-27%. madu ternak antara 22-25% walaupun ada yang mendekati 20% itu khusus daerah tertentu…aja

    kelembaban udara di indonesia sekitar 70-80%, Arab kelembaban udara bisa 40%…jadi wajar kadar air madu arab bisa mencapai 17-18%.

    sekedar menambah info

    Lebah Madu

    14 Mei 2009 at 7:00 am

  29. madu merek apa aja mas yang da terbukti asli? mohon pencerahan..

    kyai Gantaro

    21 Juni 2009 at 10:24 pm

    • coba merk Seribu Bunga mas, insya Allah asli…

      herr

      22 Juni 2009 at 8:11 am

  30. wah di medan ngak ada mas.. merek ah nahlu asli mas..?

    kyai Gantaro

    23 Juni 2009 at 8:16 pm

    • maaf mas kalau merek an nahlu saya tidak tahu asli apa tidak, dan mungkin merek tersebut cuma ada di medan saja. silakan mas kyai Gantaro coba cara membedakan madu yang asli sama palsu dengan cara2 di atas. terima kasih atas tanggapannya.

      herr

      24 Juni 2009 at 9:17 am

  31. bagus nih semua artikel nya semoga terus jaya

    waroeng herbal

    23 Juli 2009 at 6:46 pm

  32. msh byk perbedaan jg y bedakan madu asli or g.
    tp klw saya biasanya minum madu mulhaq mas.
    baru2 ne tmn saya jg beli madu merk qathrun nada’.
    moga2 asli y.

    aan

    26 Juli 2009 at 10:53 pm

  33. bismillah,..

    izin tautkan postingnya akhi,..

    syukron

    herbalbandung

    29 Juli 2009 at 7:44 am

  34. Klo ane minum madu ga beli, soalnye sodara ane yg kirim dr saudi, dijamin asli, Arab punya

    Ahmed

    11 Agustus 2009 at 5:31 am

  35. Simpang siur memang persoalan cara membedakan madu asli n palsu. Bagi saya, keaslian dan kualitas bisa ditentukan dengan mengonsumsinya langsung walaupun awalnya tetap aja trik2 tertentu dipakai buat milih-milih madu.

    Pilih madu yang punya izin resmi (Dinkes, POM, atau sejenisnya), cari produk madu yang punya peternakan lebah sendiri, setelah itu kita liat ciri2 fisiknya. Pribadi saya lebih memilih madu ternak ketimbang madu hutan, soalnya kebanyakan madu hutan gampang gelembung trus kalo dibuka suka meletup (ini artinya ada proses fermentasi. Proses ini justru menurunkan kualitas madu, jadi bukannya malah bagus). Trus liat tekstur n warnanya, teksturnya agak kental (gak terlalu kental) n jernih gak keruh. Kalo sesuai kriteria, beli deh..Sekarang tinggal tes rasa. Kalo rasanya manis menyengat (madu 25% lebih manis daripada gula) tanpa ada unsur asamnya lanjutin dengan mengonsumsinya dalam jangka waktu beberapa lama. Habisin satu botol gede lah minimalnya.

    Abis itu evaluasi lagi apakah madu tersebut memberikan efek positif ke tubuh. Kalo bikin badan seger buger n gak gampang sakit, berarti tuh madu asli dengan kualitas baik..

    oya, main-main dong ke situs saya. Liat-liat aja dulu..pasar-herbal.blogspot.com

    egi

    10 September 2009 at 2:47 am

  36. bisa melihat di http://alkhautsar.multiply.com untuk tips-tips yang lebih jelas mengetahui metode membedakan madu itu asli/murni atau palsu/campuran

    pras

    18 November 2009 at 2:19 pm

  37. Mks atas infonya….
    Sekarang jadi tau bedain mana madu asli n’ mana madu palsu.
    Dari dulu kalau aku beli madu pasti semut duluan yang santap walaupun disimpan di frezzer.

    khanaya aqila

    19 November 2009 at 7:40 pm

  38. infonya kasi pengetahuan ama ane, thx.
    kiranya info2nya nambah lagi ya…

    satriyobagusrupone

    23 November 2009 at 11:20 am


Tinggalkan Balasan